Wednesday, March 08, 2006

Dear Doctors, please explain this...

Sebelumnya, maaf ya. Bukan maksud menyerang kaum dokter (lha wong saudara saya sendiri seorang dokter) atau para suster atau para apoteker, saya kagum sama anda-anda semua yang telah berkorban (dengan sekolah yang luamaa, dan para orang tua yang kadang musti jual sawah untuk biayanya), dan tangan magis anda yang bisa membangkitkan orang dari sekaratnya. Betul kok, I love you all! Tapi ada satu hal yang menggelitik nih.

Sebuah report yang dipublikasikan oleh American Medical Association bilang begini:
We estimated that in 1994 overall 2,216,000 (1,721,000-2,711,000) hospitalized patients had serious ADRs and 106,000 (76,000-137,000) had fatal ADRs, making these reactions between the fourth and sixth leading cause of death.
ADR, Adverse Drug Reaction ini menurut ensiklopedia: "... the unwanted, negative consequences sometimes associated with the use of medications." Singkatnya barangkali: efek samping. Jadi, 100.000 ribu orang meninggal per tahunnya di Amerika sono -- bukan gara-gara salah pengobatan (medication error) lho -- justru karena pengobatan normal! Top 10 Causes of Death di Amerika lagi...

Nah, tahu nggak berapa yang meninggal karena medication error? Menurut jurnal yang sama, berkisar 37.000 orang per tahun. Hmmm... medication error = 37.000 korban, yang pengobatannya "bener" = 100.000... Bingung nggak sih? Nggak tahu nih di Indonesia seperti apa angka-angkanya. Yang jelas, di kepala saya sekarang ini lagi blinking merah: Hati-hati dengan dokter, eh... obat maksudnya. ;-)

So, dear doctors over there, please explain this.

P.S.: Saya juga lagi nyari kenapa bisa gitu, tapi lebih enak kalau ada yang kasih inputan. Please.