Sunday, May 21, 2006

T630/T610 as a Remote Control

Cihuuy, Sabtu!

Artinya, hari ini bukan Senin, Selasa, ... atau Jumat. I can take off for a while and play around with my little Fedora (and for those of you who don't know, Fedora is the coolest Linux distribution ever, not my wife's name). Saya mau coba share on how to setup T630 as a remote control to your Fedora machine. May I?

Dulu, kalau ngider sendirian bikin presentasi ke client, saya suka bawa satu gadget keren ini: bluetooth dongle. Ukurannya nggak lebih dari sekotak korek gas (3 tahun lalu harganya 300-an ribu), tapi bisa dicolok ke USB port dan menjadi media penghubung antara T630 saya (belum ganti juga, Tung?) dengan laptop. Meaning… ya kita nggak perlu mondar-mandir ke depan laptop hanya untuk tekan PgDn atau ngangguk-angguk ke teman di sana “Hoi, next!” hanya untuk klik ke slide selanjutnya. Cukup tekan satu dua tombol di handphone, sama seperti ketika kita ceklak-ceklik remote TV untuk ganti channel.

So far, responnya bisa dua. Ada audience yang ngernyit menyangka "Nih cowok SMS-an mulu dari tadi yak…", tapi lebih banyak yang "Uhm, Pak, HP-nya merek apa ya?" Huahahah!

Oke, sebelum itu... paham connection logic-nya nggak? Ilustrasinya gini: angka "1" yang kita tekan di handphone akan dideteksi oleh suatu snippet (program kecil) di handset dan dikirim ke laptop via bluetooth (di handphone)-to-bluetooth (dongle USB), yang kemudian dideteksi oleh suatu program di laptop yang kerjaannya mengkonversi angka "1" menjadi "Right-Click Mouse" misalnya. There, satu kalimat aja. Clear?

  1. First thing's first: make sure bluetooth service (a.k.a BlueZ stack) is installed. Coba masukkan dongle di USB port, terus nyalakan bluetooth di handphone (dan make sure juga Connectivity -> Bluetooth -> Options -> Visibility = "Show phone") dan coba run hcitool, and if you see something like this:

    # hcitool scan
    Scanning ...
    00:0E:07:91:64:10 Quick Blue


    that would be a good sign. "Quick Blue" is my cellphone's name and is using address 00:0E:07:91:64:10.

  2. GBTcr adalah yang pertama saya temukan via Google. Dan lumayan keren juga. Jalan di GNOME. Dan Sony Ericsson T610 is on the support list (and that also means T630). Perfect!


    Err... not so... sejujurnya, nginstall GBTcr di Fedora bener-bener bikin gundul. Nggak tahu komponen apa aja tuh yang musti di-"rpm -i"-in. Yah, saya cuma bisa bilang good luck aja deh. Semoga Tuhan memudahkan. Jangan kuatir, ini memang satu-satunya tahap yang rada reseh.

  3. Jalankan GBTcr, dan coba untuk bikin koneksi ke handphone.


    Kalau nggak jalan, coba salah satu (atau dua-duanya!) dari ini:

    • Initiate connection dari handphone. Masuk ke menu Connectivity -> Bluetooth -> My devices -> New device. Bluetooth di handphone akan mencoba menemukan laptop/PC. Kalau nemu, pilih PIN, dan seterusnya... Coba jalankan lagi GBTcr.


    • Jalankan GBTcr via root account. Meski ada error message, coba jalankan lagi GBTcr di user account. Biasanya berhasil. Maklumlah, musti ada sedikit pancingan dari root... (To be honest, gak tau tuh kenapa? But it works!)


  4. Kalau sukses, you'll see information like this: (tadaaaa!)



Now check your cellphone. Go to Connectivity -> Accessories dan kita akan menemukan satu menu di sana.


Pilih menu "Control Mouse" dan coba gerak-gerakkan joystick.


Kalau mouse-pointer di layar juga ikut gerak, then it's done.

Salah satu kelemahan, kita nggak bisa gonta-ganti key map. Maksudnya, kalau presentasi di OOImpress misalnya, kita nggak bisa remap Next-Slide dengan angka "1" (please jangan kasih saran untuk recompile...)

Well, ada pengalaman serupa? Di Windows saya yakin nggak seberdarah seperti di Linux. ;-) Tapi yah, kindly share.